Pembunuhan Berantai, Polisi Cek Kejiwaan Mujiono
  •  
  • USEFUL OF INFORMATION AND COMMUNICATION
Rabu, 15 Februari 2012 - 13:10:36 WIB
Pembunuhan Berantai, Polisi Cek Kejiwaan Mujiono
Diposting oleh : septio
Kategori: Berita Umum - Dibaca: 66 kali

NGANJUK- Polisi akan memeriksa kejiwaan Mujiono, tersangka pembunuhan berantai di Nganjuk, Jawa Timur. Meski dalam pemeriksaan awal, Mujiono mengaku menyesal telah melakukan pembunuhan terhadap pacar Mr J.

Kapolres Nganjuk, AKBP Anggoro Sukartono, menuturkan meski saat ditanya mengaku menyesali perbuatannya namun dari mimik muka tersangka tidak terlihat adannya tanda-tanda penyesalan.

Sehingga dalam waktu dekat, polisi berencana akan memeriksakan kejiwaan tersangka.

Polisi juga mendapatkan fakta mengejtukan, bahwa selain ke lima belas TKP yang diakui tersangka diduga masih banyak lagi orang-orang yang rencananya akan dibunuh oleh tersangka.

Bahkan sesuai barang bukti yang dikumpulkan petugas, jumlah orang yang akan dibunuh diduga mencapai ratusan nama.

Sementara terkait dengan adanya dua jenazah Mr X yang belum diketahui identitasnya, Anggoro mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya segera mengubungi Mapolres Nganjuk.

Saat ini jenazah kedua korban telah dimakamkan oleh petugas di dua tempat pemakaman umum berbeda sesuai dengan desa di mana para korban tersebut di temukan, di antaranya adalah Desa Sumberkepuh Kecamatan Tanjunganom dan Desa Sanggrahan Kecamatan Prambon, Nganjuk.

Diberitakan sebelumnya, kasus pembiusan berantai ini terungkap setelah tersangka Mujianto tertangkap polisi pada Minggu 12 Februari pagi. Kepada petugas, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah Mr J seorang PNS guru di SMP Negeri 6 Nganjuk ini mengaku juga berstatus sebagai kekasih Mr J, yang tak lain majikannya sendiri.

Sehari-hari tersangka tidak hanya bertugas menjaga kebersihan rumah Mr J saja, namun juga bertugas melayani nafsu Mr J  jika sang majikan menginginkannya.

Setelah dua tahun bekerja dan menjadi kekasih majikanya tersangka akhirnya mengetahui jika sang pacar gay Mr J ternyata sangat banyak. Atas dasar tersebut tersangka menjadi cemburu sehingga diam-diam mengambil data nama dan nomor telepon pacar-pacar Mr J tanpa sepengetahuan majikanya itu.

Pacar-pacar Mr J tersebut diundang oleh tersangka ke Nganjuk dengan dalih diundang oleh Mr J. Sesampainya di Nganjuk korban diajak berkeliling ke sana kemari lalu di ajak berhubungan badan dan ujung-ujungnya diberi minum yang dibubuhi racun tikus.

Setelah korbannya sekarat tersangka meninggalkan korban-korbannya di jalan atau di rumah warga hingga menyebabkan 4 di antaranya tewas.
(Mukhtar Bagus/Sindo TV/kem)



0 Komentar :



Tuliskan Komentar Anda :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)